Wasekjend DPP Partai Amanat Demokrasi Indonesia Joesuf Atjeh: Perhatian Terhadap Ancaman Mafia Tanah bagi Petani

- Redaksi

Minggu, 5 Januari 2025 - 05:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satupilar.com | Joesuf Atjeh, Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Demokrasi Indonesia, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi yang dihadapi oleh para petani di tanah air. Dalam pernyataannya, beliau menyoroti bagaimana banyak petani yang terpaksa melakukan penanaman di lahan yang terganggu oleh praktik mafia tanah.

Hal ini menjadi isu krusial yang perlu ditangani, karena menyangkut kelangsungan hidup para petani dan ketahanan pangan negara.
Kondisi di Lapangan: Gangguan Terhadap Penanaman
Menurut Joesuf Atjeh, lahan lahan pertanian yang sudah digarap oleh masyarakat kini menghadapi berbagai gangguan yang merugikan.

Banyak petani yang mengalami kesulitan ketika ingin menanam karena bibit yang dicabuti secara ilegal dan tanaman yang dibakar oleh pihak pihak tertentu. Keberadaan mafia tanah yang beroperasi di sekitar lahan pertanian sangat meresahkan, karena mereka tidak hanya merusak hasil panen, tetapi juga menciptakan ketidakpastian bagi petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mafia tanah ini juga diketahui biasa menyewakan tanah kepada pihak lain. Ketika program Perhutanan Sosial (Perhut Sos) diluncurkan, banyak dari mereka yang merasa kehilangan ladang usaha, yang mengakibatkan mereka berusaha menggangu proses penanaman yang dilakukan oleh para petani.

Joesuf menegaskan bahwa jaringan mafia tanah ini sangat luas dan terorganisir, hingga mampu mencakup hutan hutan yang dilindungi.
Ketidakadilan Hukum dan Dampaknya
Salah satu masalah mendasar yang dihadapi petani adalah ketidakpastian hukum yang berhubungan dengan hak guna usaha (HGU). Menurut Joesuf, ketika izin HGU berakhir, lahan tersebut seharusnya kembali ke tangan negara, dan tidak ada dasar hukum yang mewajibkan petani untuk membayar aset yang dikuasai mafia tanah.

Baca Juga:  Presiden Prabowo: Guru Adalah Pilar Pembangunan Bangsa

Hal ini menjadi celah yang dieksploitasi oleh mafia untuk mempertahankan kontrol atas lahan yang sebenarnya bukan milik mereka.
Sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Demokrasi Indonesia, Joesuf Atjeh menyerukan perlunya tindakan nyata dari pemerintah untuk memberantas praktik mafia tanah.

Perlindungan hukum yang lebih kuat untuk petani dan penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku mafia tanah menjadi langkah penting dalam menjaga keberlangsungan pertanian di Indonesia.
Penutup: Harapan untuk Masa Depan
Dalam konteks ini, Joesuf Atjeh mengajak semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun organisasi non pemerintah, untuk bersatu melawan mafia tanah dan memberikan dukungan kepada petani.

Dengan tindakan yang tepat dan kolaboratif, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi para petani untuk bercocok tanam dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Masa depan pertanian Indonesia bergantung pada upaya kolektif untuk melindungi hak petani dari ancaman mafia tanah. Mari kita dukung gerakan ini demi kemandirian pangan dan keadilan bagi para petani Indonesia.
Kontak:
Email: forum2020@gmail.com

TIM PADI

Berita Terkait

Kadispora Aceh Tamiang Buka Turnamen Futsal,Sportif dan Unjuk Kemampuan
Pemkab Aceh Tamiang Raih Penghargaan Penggerak Belanja Lokal Terbaik
Lindawati Ismail,Tegaskan Dukung Penuh Kemajuan Peran Perempuan Dalam Seni Budaya
Bupati Armia,Gerakan Tanam Padi dan Jagung Langkah Strategis
Pemkab Aceh Tamiang Gelar Bimtek JFAK
Bupati Aceh Tamiang Luncurkan Program Gammawar di Kampung Perkebunan Pulau Tiga
Catatan Mahmud Marhaba: Penantian Panjang Cak Munir di Puncak PWI
Bupati Aceh Tamiang Hadiri Peringatan HUT RI Ke 80 di Kampung Sapta Jaya
Berita ini 6 kali dibaca
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:45

Kadispora Aceh Tamiang Buka Turnamen Futsal,Sportif dan Unjuk Kemampuan

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:42

Pemkab Aceh Tamiang Raih Penghargaan Penggerak Belanja Lokal Terbaik

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:39

Lindawati Ismail,Tegaskan Dukung Penuh Kemajuan Peran Perempuan Dalam Seni Budaya

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:35

Bupati Armia,Gerakan Tanam Padi dan Jagung Langkah Strategis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:32

Pemkab Aceh Tamiang Gelar Bimtek JFAK

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:14

Catatan Mahmud Marhaba: Penantian Panjang Cak Munir di Puncak PWI

Kamis, 28 Agustus 2025 - 03:26

Bupati Aceh Tamiang Hadiri Peringatan HUT RI Ke 80 di Kampung Sapta Jaya

Kamis, 28 Agustus 2025 - 03:23

Bupati Resmi Tutup Gebyar Panggung Kemerdekaan,

Berita Terbaru

ACEH TAMIANG

Bupati Armia,Gerakan Tanam Padi dan Jagung Langkah Strategis

Sabtu, 30 Agu 2025 - 16:35

ACEH TAMIANG

Pemkab Aceh Tamiang Gelar Bimtek JFAK

Sabtu, 30 Agu 2025 - 16:32