Satupilar.com | Aceh Tamiang Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH,
melalui Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kampung Kota Lintang, Senin (25/8/25).
Bupati Armia saat meninjau pelaksanaan kegiatan menyampaikan, GPM dilaksanakan selama dua hari, Senin dan Selasa, dengan menyediakan beras murah kepada masyarakat. Harga beras dipatok Rp. 60 ribu per karung berisi 5 kg, dengan ketentuan setiap warga dapat membeli dua karung atau setara 10 kg. “Kita siapkan sekitar 20 ton beras untuk disalurkan kepada masyarakat,” ujar Bupati.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun lokasi penjualan dibagi di empat titik. Pada hari pertama, GPM digelar di Kampung Kota Lintang, Kecamatan Kota Kualasimpang, serta di arena Pameran Pembangunan Kecamatan Karang Baru. Sementara pada hari kedua, Selasa (26/8/25), kegiatan berlangsung di Kecamatan Tenggulun dan Kecamatan Tamiang Hulu.
Bupati Armia menegaskan, GPM merupakan salah satu upaya Pemkab dalam menjaga stabilitas harga pangan dan menekan laju inflasi. Selain pasar murah, pemerintah daerah juga melakukan sidak pasar untuk memantau distribusi kebutuhan pokok, menjalin kerja sama dengan daerah penghasil komoditas seperti Takengon dan Tanah Karo, serta mendorong gerakan menanam padi.
“InsyaAllah, pada Kamis 28 Agustus mendatang, kita akan melaksanakan gerakan menanam padi di Kampung Marlempang, Kecamatan Bendahara, dengan luasan lebih kurang 30 hektare,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Armia juga mengungkapkan dukungan dari Bank Indonesia Cabang Lhokseumawe yang akan membantu biaya transportasi distribusi komoditas, khususnya cabai dari Takengon dan Tanah Karo ke Aceh Tamiang. “Kita berharap berbagai langkah ini mampu menurunkan inflasi daerah pada September mendatang,” tambahnya.
Sebagai penutup acara, Bupati Armia menyerahkan beras murah secara simbolis kepada masyarakat. Warga terlihat antusias dan rela mengantri bergantian untuk mendapatkan beras subsidi tersebut.