Satupilar.com | Jakarta : Pendiri Pejuang Pendidikan Indonesia Dr. Iswadi, M.Pd. yang merupakan seorang tokoh yang dikenal karena perhatiannya yang mendalam terhadap dunia pendidikan Indonesia. Dalam berbagai kesempatan, beliau sering menyampaikan pandangannya mengenai berbagai masalah yang menghambat kemajuan pendidikan di Tanah Air. Sebagai seorang akademisi dan praktisi, Dr. Iswadi memberikan kontribusi penting dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kualitas pendidikan, sistem pengajaran, hingga pemerataan akses pendidikan di Indonesia. Salah satu gagasan utamanya adalah pentingnya peran “Sekolah Rakyat” dalam memberikan solusi atas permasalahan pendidikan yang masih banyak dihadapi oleh masyarakat.Hal tersebut disampaikan nya kepada wartawan, Minggu 23 Maret 2025
Alumni Program Doktoral Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta tersebut mengatakan Di Indonesia, meskipun telah ada banyak program yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan, masih terdapat kesenjangan yang cukup besar dalam hal pemerataan akses pendidikan. Banyak daerah di Indonesia, terutama di wilayah terpencil dan pedesaan, yang masih kekurangan fasilitas pendidikan yang memadai. Bahkan, di beberapa daerah, terdapat anak-anak yang tidak bisa melanjutkan pendidikan karena faktor ekonomi, letak geografis yang terpencil, atau bahkan masalah sosial lainnya. Inilah yang menjadi perhatian utama Dr. Iswadi, M.Pd. yang melihat bahwa pendidikan harus bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.
Sekolah Rakyat, menurut Dr. Iswadi, adalah konsep yang dapat mengatasi masalah tersebut. Sekolah Rakyat bukan hanya sebuah istilah, melainkan sebuah gerakan yang menekankan pada penyediaan akses pendidikan yang adil dan merata, tanpa membedakan status sosial dan ekonomi. Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak yang tidak mampu melanjutkan pendidikan di sekolah formal karena berbagai kendala. Sekolah ini sering kali didirikan oleh masyarakat setempat, dengan bantuan dari berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, maupun individu yang peduli terhadap pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dr. Iswadi menegaskan bahwa tujuan utama dari Sekolah Rakyat adalah menciptakan kesempatan belajar yang setara bagi semua anak. Dengan adanya Sekolah Rakyat, diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang terabaikan atau tertinggal dalam mendapatkan pendidikan yang layak, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Model pendidikan yang diterapkan di Sekolah Rakyat juga lebih fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik lokal, agar dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat.
Salah satu fokus utama menurut Dr. Iswadi adalah bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Menurutnya, masalah pendidikan di Indonesia bukan hanya terletak pada aksesibilitas, tetapi juga pada kualitas pengajaran yang diterima oleh para siswa. Banyak sekolah yang masih menerapkan metode pengajaran yang usang dan kurang relevan dengan kebutuhan zaman. Oleh karena itu, Dr. Iswadi mendorong agar sistem pendidikan Indonesia lebih berfokus pada pengembangan kompetensi siswa, terutama dalam hal keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan problem-solving.
Dalam pandangan Dr. Iswadi, kurikulum pendidikan harus mampu mengakomodasi kebutuhan siswa untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Pendidikan tidak hanya sebatas mengajarkan pengetahuan akademik, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan hidup yang relevan dengan dunia kerja dan perubahan sosial yang pesat. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan meningkatkan kualitas guru. Dr. Iswadi mengungkapkan bahwa guru adalah faktor kunci dalam menentukan kualitas pendidikan, sehingga peningkatan kompetensi guru harus menjadi prioritas utama.
Selain itu, Dr. Iswadi juga mengusulkan agar pendidikan di Indonesia lebih mengutamakan nilai-nilai karakter. Pendidikan karakter sangat penting untuk membentuk kepribadian yang baik, menciptakan masyarakat yang bertanggung jawab, dan mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan memberikan perhatian lebih pada pendidikan karakter, diharapkan siswa tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas, rasa empati, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan berbagai masalah
Dr. Iswadi juga menyuarakan pentingnya menghapus diskriminasi dalam pendidikan. Beliau menyadari bahwa masih banyak hambatan yang dihadapi oleh kelompok-kelompok tertentu, seperti anak-anak dari keluarga miskin, anak-anak dengan disabilitas, atau anak-anak dari daerah terbelakang, dalam mengakses pendidikan yang berkualitas. Untuk itu, perlu ada kebijakan yang lebih inklusif yang memastikan setiap anak, tanpa terkecuali, mendapatkan hak pendidikan yang setara.
Pemerintah, menurut Dr. Iswadi, harus memberikan perhatian khusus kepada kelompok-kelompok yang selama ini terpinggirkan. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif. Dalam hal ini, peran Sekolah Rakyat yang bersifat lebih fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat lokal menjadi sangat penting.
Dr. Iswadi, M.Pd. melalui konsep Sekolah Rakyat dan berbagai gagasannya tentang pendidikan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berperan dalam membangun pendidikan yang lebih baik. Dengan meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas akses, serta menghilangkan diskriminasi, pendidikan di Indonesia diharapkan dapat melahirkan generasi yang cerdas, mandiri, dan memiliki karakter yang baik. Pendidikan yang merata dan berkualitas bukan hanya hak bagi anak-anak di kota besar, tetapi juga hak bagi anak-anak di pelosok desa, agar mereka semua dapat meraih cita-cita dan masa depan yang lebih cerah.