Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Langsung Transfer Kerekening

- Redaksi

Kamis, 6 Februari 2025 - 03:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satupilar.com | Jakarta Keluhan guru ASN terkait penerimaan Tunjangan Sertifikasi Guru (TPG)  yang selalu terlambat pencairannya karena harus melalui Kas Daerah segera mendapatkan solusi. Mendikdasmen Abdul Mu’ti akan segera merombak regulasi supaya tunjangan dapat langsung dikirim ke rekening para guru.

Bocoran informasi tersebut disampaikan Wakil Ketua Komite I DPD RI, Dr H Muhdi SH MHum, setelah melakukan komunikasi intens dengan Mendikdasmen Abdul Mu’ti. Hal ini untuk menindaklanjuti kbeberapa kebijakan positif dalam rapat kerja DPD RI dengan Mendikdasmen.

“Menanggapi masukan para senator tentang mekanisme penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG), mulai tahun 2025 ini Mendikdasmen akan merombak dengan mentransfer langsung ke rekening penerima/guru tanpa perantara Pemerintah Daerah (Pemda),” urai Muhdi, Rabu 5 Februari 2025.
Muhdi menambahkan, perombakan mekanisme penyaluran tunjangan tersebut dilakukan guna mempercepat kesejahteraan guru yang menjadi salah satu fokus program tahun ini. Kebijakan ini juga menyasar pada guru honorer yang mendapat bantuan langsung sebesar 300 ribu rupiah sampai dengan 500 ribu rupiah per bulan.

“Kemendikdasmen sudah merencanakan pada 6 Februari 2025 dan akan segera berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) guna memastikan data guru honorer yang belum mendapat tunjangan sertifikasi untuk mendapat bantuan dengan ditransfer langsung tunai tersebut,” tambah Muhdi.

Muhdi yang juga Ketua PGRI Jawa Tengah ini menambahkan, terobosan yang dilakukan Mendikdasmen Abdul Mu’ti merupakan terobosan yang solutif dan sangat ditunggu para guru. Terlebih lagi, masalah keterlambatan tunjangan ini ternyata tidak terjadi di Kementerian Agama (Kemenag) yang sama-sama menyalurkan dana tunjangan sertifikasi.

“TPG di bawah Kemenag pencairannya setiap bulan. Pencairan model triwulan atau lebih lambat lagi–seperti yang terjadi di Kemendikdasmen, red–mengurangi makna tunjangan profesi dan menjadikan kemanfaatannya menjadi berkurang,” ungkap Muhdi.

Berita Terkait

Catatan Mahmud Marhaba: Penantian Panjang Cak Munir di Puncak PWI
Personel Polres Pidie Hadiri dan Bantu Pemakaman Santriwati Korban Tenggelam di Mane
Terobosan HMTN-MP di Sukabumi: Sinergi Petani, Koperasi, dan TNI Wujudkan Kemandirian Pangan Nasional
Hari Ini HMTN-MP Gelar Penanaman Perdana Jagung Hybrida di Sukabumi
Muspika Mane Menyelenggarakan Kegiatan Bakti Sosial Donor Darah
Bupati Armia,Tidak Ada Toleransi Terhadap Perambah Hutan TNGL
Wartawan Dikeroyok Saat Liput Sidak KLHK di Serang, PJS Desak APH Tangkap Pelaku Kekerasan
Bupati Armia, Lantik 16 Pejabat Administrator
Berita ini 21 kali dibaca
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:45

Kadispora Aceh Tamiang Buka Turnamen Futsal,Sportif dan Unjuk Kemampuan

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:42

Pemkab Aceh Tamiang Raih Penghargaan Penggerak Belanja Lokal Terbaik

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:39

Lindawati Ismail,Tegaskan Dukung Penuh Kemajuan Peran Perempuan Dalam Seni Budaya

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:35

Bupati Armia,Gerakan Tanam Padi dan Jagung Langkah Strategis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:32

Pemkab Aceh Tamiang Gelar Bimtek JFAK

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:14

Catatan Mahmud Marhaba: Penantian Panjang Cak Munir di Puncak PWI

Kamis, 28 Agustus 2025 - 03:26

Bupati Aceh Tamiang Hadiri Peringatan HUT RI Ke 80 di Kampung Sapta Jaya

Kamis, 28 Agustus 2025 - 03:23

Bupati Resmi Tutup Gebyar Panggung Kemerdekaan,

Berita Terbaru

ACEH TAMIANG

Bupati Armia,Gerakan Tanam Padi dan Jagung Langkah Strategis

Sabtu, 30 Agu 2025 - 16:35

ACEH TAMIANG

Pemkab Aceh Tamiang Gelar Bimtek JFAK

Sabtu, 30 Agu 2025 - 16:32